Penginderaan jauh merupakan teknologi yang efektif dalam pemantauan kondisi vegetasi secara spasial dan temporal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran kerapatan vegetasi di Kabupaten Wonosobo menggunakan citra satelit Landsat 8 melalui metode Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Data yang digunakan berupa citra Landsat 8 OLI Level 2 Surface Reflectance yang diperoleh dari United States Geological Survey dengan resolusi spasial 30 m dan tutupan awan rendah. Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak ArcGIS dengan tahapan pra-pengolahan, perhitungan NDVI, serta klasifikasi kerapatan vegetasi ke dalam empat kelas, yaitu non vegetasi, vegetasi tidak rapat, cukup rapat, dan rapat. Uji akurasi dilakukan menggunakan pendekatan Virtual Ground Truthing dengan 127 titik sampel yang diambil menggunakan metode systematic sampling berbasis grid, serta diverifikasi menggunakan citra resolusi tinggi dari Google Earth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Kabupaten Wonosobo didominasi oleh vegetasi rapat dengan persentase sebesar 48,6%, diikuti vegetasi cukup rapat sebesar 32,2%, vegetasi tidak rapat sebesar 18,8%, dan non vegetasi sebesar 0,4%. Secara spasial, vegetasi rapat banyak ditemukan di kawasan pegunungan, sedangkan vegetasi jarang hingga non vegetasi cenderung berada di wilayah perkotaan dan area dengan ketinggian ekstrem. Hasil uji akurasi menunjukkan nilai Overall Accuracy sebesar 87,4% dan Kappa Coefficient sebesar 0,79, yang mengindikasikan tingkat akurasi dan kesesuaian yang tinggi antara hasil klasifikasi dan kondisi aktual di lapangan. Dengan demikian, metode NDVI terbukti efektif dalam memetakan kerapatan vegetasi dan dapat digunakan sebagai dasar dalam pengelolaan sumber daya lahan berkelanjutan.
Copyrights © 2026