Kajian penelitian ini menilai dampak dari model pembelajaran guided discovery learning terhadap kemampuan penalaran matematika siswa kelas VIII di SMP Negeri 07 Bandar Lampung. Sampel penelitian, yang diambil dengan metode purposive sampling, terdiri dari 21 siswa dari kelas VIII. 5 dan 20 siswa dari kelas VIII. 6, menggunakan desain kontrol grup pretest-posttest. Kelas VIII. 6 berfungsi sebagai kelompok eksperimen sementara VIII. 5 sebagai kelompok kontrol. Analisis data dengan menggunakan uji Mann-Whitney U menunjukkan bahwa peningkatan median penalaran matematika pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, sehingga model ini terbukti memberikan dampak positif terhadap kemampuan penalaran matematika siswa.
Copyrights © 2026