Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular dengan pravalensi yang terus meningkat di Indonesia. Banyak penderita diabetes tidak menyadari kondisinya karena minimnya deteksi dini, sehingga berisiko mengalami komplikasi. Pemeriksaan kadar gula darah sewaktu (GDS) merupakan metode skrining yang sederhana dan mudah diterapkan di masyarakat sebagai upaya deteksi dini diabetes. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini diabetes melitus melalui pemeriksaan kadar gula darah sewaktu serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengendalian kadar gula darah. Kegiatan dilakukan pada masyarakat umum yang berada di Desa Karangsambong, Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dengan sasaran peserta usia >30 tahun. Metode yang digunakan berupa skrining kesehatan melalui pemeriksaan gula darah sewaktu menggunakan glukometer. Data hasil pemeriksaan GDS dianalisis secara deskriptif. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagaian besar peserta memiliki kadar gula darah sewaktu dalam kategori normal, namun ditemukan sejumlah peserta dengan kadar gula >200 mg/dL yang berisiko atau mengarah pada diabetes melitus. Peserta dengan hasil tinggi diberikan edukasi kesehtana dan dianjurkan melakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan. Pemeriksaan kadar gula darah sewaktu efektif digunakan sebagai metode deteksi dini diabetes melitus dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat serta membantu penemuan dini individu berisiko diabetes sehingga dapat dilakukan tindak lanjut lebih awal.
Copyrights © 2026