Kelompok Usaha Bersama (KUBE) menjadi salah satu instrumen dalam usaha meningkatkan perekonomian masyarkat. Pendampingan pada KUBE perlu dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan usaha mikro kecil menengah yang banyak tumbuh dan berkembang di masyarakat dalam menghadapi tatangan global yang ada saat ini. Kabupaten Gunungkidul merupakan salah satu penghasil pisang utama Daerah Istimewa Yogyakarta, namun pemanfaatan nya masih didominasi dengan penjualan mentah tanpa pengolahan sehingga bernilai ekonomi rendah. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mendorong kelompok usaha bersama griya cendekia playen untuk dapat mengolah hasil panen pisang yang cukup melimpah menjadi produk dengan nilai jual yang lebih tinggi. Metode yang diguanakan dalam pengabdian masyarakat ini meliputi kegiatan sosialisasi, Praktek dan Pendampingan. Materi meliputi potensi nilai tambah hasil pengolahan pisang, praktek pembuatan keripik pisang dan pendampingan pembuatan merek dan kemasan produk. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan patisipatif dalam bentuk ceramah, diskusi interaktif, demo dan praktek produksi keripik pisang serta pembuatan merek dan lebel kemasan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan terjadinya peningkatan pemahaman perlunya diversifikasi pangan berbahan dasar pisang agar mempunyai nilai jual yang lebih tinggi. Indikator lainnya juga dapat dilihat dari semangat anggota KUBE Griya Cendekia Playen saat melakukan praktik pembuatan keripik pisang. Hasil olahan keripik pisang dengan lebel merek Raos GC ini diharapkan dapat menjadi titik awal pengembangan produk berbahan dasar pisang lain yang dapat menjadi produk unggulan dari KUBE Griya Cendekia Playen Gunungkidul.
Copyrights © 2026