Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual pada pengelolaan keuangan desa serta mengidentifikasi berbagai problematika yang memengaruhi kualitas pelaksanaannya di Desa Medan Estate. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari aparatur desa yang terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan desa. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SAP berbasis akrual pada pengelolaan keuangan Desa Medan Estate telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan regulasi dan format pelaporan yang berlaku. Namun, implementasi tersebut masih cenderung bersifat administratif dan belum sepenuhnya substantif. Aparatur desa telah mampu menyusun laporan keuangan secara periodik, tetapi pemahaman konseptual mengenai pengakuan transaksi, klasifikasi akun, dan pemanfaatan informasi akuntansi untuk pengambilan keputusan belum merata. Problematika utama dalam implementasi SAP berbasis akrual meliputi keterbatasan kompetensi aparatur, pelatihan yang belum berkelanjutan, ketergantungan pada aplikasi dan pendamping eksternal, serta adanya kesenjangan antara tuntutan standar dengan kapasitas operasional di lapangan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan implementasi SAP berbasis akrual perlu dilakukan melalui peningkatan kapasitas aparatur secara berkelanjutan, perbaikan sistem pendampingan teknis, serta penguatan pemanfaatan informasi keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan dan peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.
Copyrights © 2026