Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kepemimpinan transformasional oleh pemerintah Desa Kuala Simbur dalam penguatan UMKM berbasis hasil laut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, analisis dokumen desa, dan wawancara semi-terstruktur dengan aparat desa serta pelaku UMKM. Analisis data dilakukan secara naratif untuk mengidentifikasi pola kepemimpinan berdasarkan empat dimensi kepemimpinan transformasional, yakni idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kepemimpinan transformasional belum berjalan optimal. Pemerintah desa belum memiliki visi strategis terhadap UMKM, sehingga arah pengembangan ekonomi lokal tidak terfokus. Upaya pemberian motivasi belum diwujudkan melalui forum atau kegiatan kolektif yang berkelanjutan. Stimulasi inovasi juga tidak berkembang karena pelatihan dan pendampingan lebih banyak berasal dari pemerintah kabupaten, bukan inisiatif desa. Selain itu, perhatian terhadap kebutuhan individual pelaku UMKM masih bersifat sporadis dan tidak didasarkan pada pemetaan kebutuhan yang komprehensif. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kepemimpinan desa untuk memastikan pengembangan UMKM berlangsung konsisten, terarah, dan berkelanjutan sesuai potensi hasil laut yang dimiliki desa.
Copyrights © 2026