Ibu tunggal yang hamil di luar nikah, seringkali mendapat tekanan emosional dan label yang buruk, serta mendapat diskriminasi dari masyarakat sehingga memengaruhi resiliensi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemaafan, kebermaknaan hidup dan resiliensi pada ibu tunggal yang hamil di luar nikah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analisis regresi berganda. Partisipan merupakan ibu tunggal yang hamil di luar nikah dengan rentang usia 18-30 tahun. Berjumlah 107 partisipan dengan menggunakan teknik insidental sampling. Pengukuran menggunakan Transgression-Related Interpersonal Motivation (TRIM-18) (α = 0,920), Meaning in Life Questionnaire (MLQ) (α = 0,856), Connor-Davidson Resilience Scale (CD RISC) (α = 0,925). Hasil dari penelitian membuktikan bahwa pemaafan dan kebermaknaan hidup berpengaruh terhadap resiliensi pada ibu tunggal yang hamil di luar nikah (F = 43,300 dan sig. = 0,000; p)
Copyrights © 2026