Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menggambarkan bagaimana manajemen pelayanan kesehatan jamaah haji di Indonesia berdasarkan penelitian yang terbit pada tahun 2021–2025. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan panduan PRISMA, melalui penelusuran artikel pada Google Scholar dan Garuda menggunakan kata kunci “manajemen”, “pelayanan kesehatan”, “jamaah haji”, dan “Indonesia”. Dari total 1.172 artikel yang ditemukan, hanya 10 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil tinjauan manajemen pelayanan kesehatan haji di Indonesia meliputi beberapa aspek, seperti perencanaan dan pengelolaan layanan di tingkat puskesmas dan dinas kesehatan, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan jamaah, penerapan strategi pelayanan ramah kelompok rentan, serta evaluasi kualitas pelayanan dengan pendekatan manajemen mutu. Sejumlah penelitian menyoroti faktor risiko kematian jamaah haji, khususnya pada jamaah lanjut usia dengan penyakit kardiovaskular. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan manajemen pelayanan kesehatan haji di Indonesia dihadapkan berbagai tantangan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, perbedaan tingkat pemahaman, serta tingginya jumlah jamaah dengan risiko kesehatan. Namun masih terdapat peluang untuk penguatan sistem melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penerapan model manajemen mutu, dan penguatan kerja sama lintas lembaga. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong terwujudnya pelayanan kesehatan haji yang lebih inklusif, dan berfokus pada keselamatan jamaah.
Copyrights © 2026