Publish Date
30 Nov -0001
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh efektivitas pengendalian internal, kesesuaian kompensasi, budaya etis, asimetri informasi, serta moralitas individu terhadap kecenderungan terjadinya kecurangan akuntansi pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kabupaten Klungkung. Sampel penelitian diambil dari 116 LPD menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian internal, kompensasi yang sesuai, budaya etis, dan moralitas individu berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap potensi kecurangan akuntansi. Sebaliknya, asimetri informasi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan sistem pengawasan, pemberian kompensasi yang adil, pengembangan budaya etis organisasi, serta peningkatan moralitas individu, disertai upaya transparansi informasi untuk menekan risiko terjadinya kecurangan.
Copyrights © 0000