Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol 9, No 1 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

PEMBERDAYAAN KESATUAN PEREMPUAN PESISIR INDONESIA (KPPI) DALAM ISU GENDER DAN HAK KESEHATAN REPRODUKSI DI BAGAN DELI, KECAMATAN MEDAN BELAWAN, KOTA MEDAN




Article Info

Publish Date
11 Apr 2026

Abstract

This community engagement program focused on empowering coastal women members of the Indonesian Coastal Women’s Association (KPPI) in Bagan Deli, Medan Belawan District, by addressing gender issues and reproductive health rights. The activity was motivated by high maternal and infant mortality rates, limited understanding of family planning (FP), restricted access to women-friendly health services, and the strong influence of patriarchal culture that hinders women’s autonomy in reproductive decision-making. The methods included interactive health education, focus group discussions (FGDs), and the distribution of leaflets as educational media to extend knowledge within families and communities. The results indicated a significant improvement in participants’ knowledge after the intervention, as reflected in the differences between pre-test and post-test results. FGDs revealed women’s real experiences of limited contraceptive choices, lack of partner support, and socio-economic barriers influencing their reproductive health. The leaflet-based education strengthened comprehension and raised critical awareness of gender equality, enabling women to become more empowered in making family health decisions. Overall, this program contributed to enhancing health literacy, empowering coastal women, and supporting the achievement of the Sustainable Development Goals on health (SDG 3), gender equality (SDG 5), and reducing inequalities (SDG 10).Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan perempuan pesisir yang tergabung dalam Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, melalui isu gender dan hak kesehatan reproduksi. Kegiatan dilatarbelakangi oleh tingginya angka kematian ibu dan bayi, rendahnya pemahaman tentang keluarga berencana (KB), keterbatasan akses layanan kesehatan ramah perempuan, serta kuatnya pengaruh budaya patriarki yang membatasi otonomi perempuan dalam pengambilan keputusan reproduksi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif, diskusi kelompok terarah (FGD), serta pendistribusian leaflet sebagai media edukasi yang dapat diperluas ke lingkungan keluarga dan komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan setelah intervensi, ditandai dengan perbedaan hasil pre-test dan post-test. FGD berhasil menggali pengalaman nyata perempuan mengenai keterbatasan dalam memilih kontrasepsi, minimnya dukungan pasangan, serta kendala sosial-ekonomi yang memengaruhi kesehatan reproduksi mereka. Penyuluhan berbasis leaflet turut memperkuat pemahaman dan membuka ruang kesadaran kritis tentang kesetaraan gender, sehingga perempuan lebih berdaya dalam menentukan keputusan kesehatan keluarga. Keseluruhan kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan literasi kesehatan, pemberdayaan perempuan pesisir, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan terkait kesehatan (SDGs 3), kesetaraan gender (SDGs 5), dan pengurangan ketimpangan (SDGs 10).

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kumawula

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, dengan nomor terdaftar ISSN 2620-844X (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Jurnal ini meliputi berbagai ...