Teluk Pangpang yang terletak di Kabupaten Banyuwangi merupakan habitat lahan basah bagi burung pantai migrasi yang melintasi jalur East Asian-Australasian Flyway Partnership (EAAFP). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari keanekaragaman jenis burung pantai migran dengan metode Passive Acoustic Monitoring (PAM), jumlah deteksi suara setiap spesies yang terekam, dan mempelajari nilai tingkat kepercayaan (confidence score) deteksi suara burung pantai migran selama musim migrasi. Pengambilan data dilakukan selama musim migrasi burung, yaitu September 2024 hingga Maret 2025, menggunakan perangkat AudioMoth 1.2.0. Selama 112 hari terkumpul 28.432 file rekaman dengan total durasi rekaman 473 jam 52 menit. Data dianalisis menggunakan software BirdNet GUI mode BatchAnalizer untuk mengidentifikasi suara setiap spesies burung pantai migran. Hasilnya, teridentifikasi 28 spesies burung pantai migrasi dari dua famili: Charadriidae 8 spesies dan Scolopacidae 20 spesies, serta dengan status konservasi 2 spesies terancam, 3 spesies rentan, 6 spesies hampir terancam, dan 17 spesie risiko rendah. Nilai confidence score berkisar antara 0,50 hingga 1,00, dengan beberapa spesies menunjukkan deteksi yang konsisten. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan bioakustik metode passive acoustic monitoring efektif untuk pemantauan jangka panjang dan mendukung upaya konservasi burung pantai migran di pesisir selatan Pulau Jawa.
Copyrights © 2026