Bronkopneumoni merupakan salah satu bentuk pneumonia yang sering terjadi pada bayi dan anak-anak, terutama pada usia di bawah lima tahun. Laporan kasus ini membahas seorang pasien perempuan berusia 10 bulan yang datang ke instalasi gawat darurat dengan keluhan demam naik turun selama tujuh hari, batuk berdahak, mual, dan muntah. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya suara tambahan ronki pada kedua lapang paru bagian bawah. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan peningkatan limfosit dan monosit serta penurunan neutrofil, MCV, dan MCH, yang mendukung kemungkinan infeksi saluran pernapasan bawah. Diagnosis ditegakkan sebagai bronkopneumonia, dan pasien mendapatkan tatalaksana berupa terapi cairan, antipiretik, antibiotik ceftriaxone, mukolitik, antiemetik, serta nebulisasi beta-agonis. Perbaikan klinis terjadi setelah tiga hari perawatan, ditandai dengan hilangnya demam dan berkurangnya batuk. Kasus ini menekankan pentingnya deteksi dini, diagnosis tepat, dan tatalaksana komprehensif dalam menangani bronkopneumoni pada anak, guna mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan.
Copyrights © 2026