Diabetes melitus merujuk pada gangguan metabolik kronis terjadinya hiperglikemia akibat adanya gangguan sekresi atau kerja insulin. Salah satu penatalaksanaan non-farmakologis yaitu mengendalikan kadar gula darah dengan cara olahraga teratur. Studi ini diselenggarakan untuk mengidentifikasi hubungan antara intensitas olahraga dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di RS Natar Medika Lampung Selatan. Studi ini memakai desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel mencakup 60 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara observasi langsung aktivitas olahraga serta pemeriksaan kadar gula darah menggunakan alat Easy Touch. Hasil penelitian menunjukkan yang paling banyak intensitas olah raga tinggi (4x/bulan) dengan kadar gula darah rendah (100mg/dL) sebanyak 36 responden (60%), sementara responden dengan olahraga ringan (1-2x/bulan) cenderung mempunyai kadar gula darah tinggi (200mg/dL) sebanyak 4 responden (6,7%). Uji statistik menggunakan uji Chi Square komparatif non parametrik. Hasil analisis memperlihatkan terdapat korelasi signifikan antara intensitas olahraga dan kadar gula darah (p = 0,001). Oleh karena itu penelitian ini ada hubungan intensitas olahraga dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Direkomendasikan olahraga sebagai bagian dari pengelolaan komprehensif bagi penderita diabetes.
Copyrights © 2026