Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh financial target, financial stability, ineffective monitoring dan total accrual terhadap kecurangan laporan keuangan dengan teknologi anti-fraud sebagai variabel moderasi. Populasi untuk penelitian ini yaitu perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara berturut-turut selama periode 2021-2023 yang didapat melalui purposive sampling sebanyak 47 perusahaan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi data panel dengan EViews 12. Hasil penelitian menunjukan financial target berpengaruh positif dan signifikan, total accrual berpengaruh positif dan tidak signifikan, sedangkan financial stability dan ineffective monitoring berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Teknologi anti-fraud memperlemah dampak financial target dan tidak dapat memoderasi financial stability, total accrual, dan ineffective monitoring terhadap kecurangan laporan keuangan.
Copyrights © 2026