Penelitian ini merupakan kajian literatur sistematis yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan psikologis, sosial, dan emosional yang dialami oleh anak-anak tunarungu. Penelitian ini menggunakan metode telaah sistematis terhadap 15 artikel ilmiah dari jurnal bereputasi internasional yang terbit antara tahun 2016 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak tunarungu memiliki tingkat kecemasan, depresi, dan gangguan perilaku yang lebih tinggi dibandingkan anak dengan pendengaran normal. Faktor resiko utama adalah hambatan komunikasi, keterlambatan diagnosa, stres orang tua, dan stigma sosial. Selain itu, kualitas hidup anak-anal tunarungu ditemukan lebih rendah, terutama dalam aspek psikososial, dengan ketidaksesuaian antara persepsi anak dan orang tua.
Copyrights © 2025