Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi buah matoa (Pometia pinnata) terhadap kualitas yoghurt dan menyusun rancangan E-LKPD pada materi Inovasi Teknologi Biologi kelas X SMA. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya makanan probiotik dalam menjaga kesehatan pencernaan, serta perlunya inovasi dalam pembelajaran bioteknologi konvensional di sekolah. Buah matoa dipilih karena memiliki kandungan gizi dan senyawa antioksidan yang tinggi, namun belum banyak dimanfaatkan dalam produk fermentasi seperti yoghurt. Penelitian dilakukan di Laboratorium Pertanian Universitas Riau pada Maret–Mei 2025 dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) empat perlakuan (0%, 10%, 20%, dan 30% konsentrasi buah matoa) dan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi kadar asam laktat, protein, lemak, nilai pH, serta uji organoleptik (warna, aroma, tekstur, dan rasa). Analisis data dilakukan menggunakan ANAVA dan uji lanjut DMRT pada taraf 5%. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan dengan konsentrasi buah matoa 30% menghasilkan yoghurt dengan kualitas terbaik berdasarkan parameter kimia dan organoleptik. Berdasarkan hasil penelitian, disusun rancangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) menggunakan aplikasi Liveworksheet yang memuat tujuan, prosedur, dan kegiatan praktikum pembuatan yoghurt buah matoa untuk mendukung pembelajaran aktif dan inovatif. Hasil rancangan E-LKPD divalidasi oleh ahli media dan ahli materi dan dinyatakan sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan bahan ajar digital berbasis bioteknologi konvensional.
Copyrights © 2025