Kebutuhan akan air bersih yang layak konsumsi merupakan hal yang sangat penting, khususnya di daerah yang masih mengandalkan sumur sebagai sumberutama air. Namun, permasalahan terkait kualitas dan kuantitas air sumur sering kali tidak terpantau secara real-time. Oleh karena itu, penelitian ini merancang dan membangun sebuah sistem monitoring kebersihan dan kedalaman air sumur berbasis Internet of Things (IoT) dengan notifikasi melalui aplikasi Telegram. Sistem ini menggunakan beberapa sensor, seperti sensor pH untuk mengukur tingkat keasaman air, sensor turbidity untuk mendeteksi tingkatkekeruhan, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mengukur tinggi air, serta sensor gas MQ-4 untuk mendeteksi keberadaan gas berbahaya di dalam sumur. Hasil pembacaan sensor ditampilkan pada LCD 16x2 dan dikirimkan secara otomatis ke pengguna melalui bot Telegram, sehingga pengguna dapat memantaukondisi air sumur dari jarak jauh secara real-time. Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan keypad untuk input data manual tinggi dan diameter dari tandon, relay yang mengendalikan pompa air secara otomatis berdasarkan parameter tertentu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat berfungsi dengan baik dalam mendeteksi kondisi air sumur serta memberikan peringatan dini terhadap perubahan kualitas dan kuantitas air.
Copyrights © 2025