: Assurance di Unit Perawatan Intensif adalah serangkaian langkah dan prosedur yang dirancang untuk memastikan bahwa pasien yang membutuhkan perawatan intensif menerima layanan yang berkualitas tinggi, aman, dan efektif. Pentingnya kebutuhan dipengerahi oleh beberapa faktor seperti faktor budaya (suku & agama), tingkat Pendidikan, jenis kelamin, usia, pekerjaan dan hubungan dengan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kebutuhan assurance keluarga pasien di unit perawatan intensif. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi melalui pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 55 responden berdasarkan kriteria inklusi yaitu usia responden minimal 18 tahun, yang bertanggung jawab terhadap pasien selama masa perawatan, lama pasien dirawat 2 hari, dapat membaca kuesioner, bersedia menjadi responden, anggota keluarga yang bertanggung jawab secara finansial dan kriteria eklusi anggota keluarga yang mempunyai gangguan fisik dan masalah kesehatan yang dihitung menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner critical care family needs bagian kepastian (Assurance). Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat dengan uji alternatif independent t-tes dan anova. Hasil: Berdasarkan 55 responden mayoritas responden memiliki kebutuhan assurance yang tinggi dan hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara faktor jenis kelamin (p-value 0,016 < 0,05) dan tingkat Pendidikan (p-value 0,018 < 0,05) dengan kebutuhan assurance keluarga pasien di unit perawatan intensif. Kesimpulan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan kebutuhan assurance keluarga pasien di unit perawatan intensif adalah faktor jenis kelamin dan faktor tingkat Pendidikan.
Copyrights © 2025