Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian pedesaan, namun sering menghadapi keterbatasan akses pasar, inovasi, dan pengelolaan berbasis potensi lokal. Community-based tourism (CBT) menawarkan pendekatan strategis untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui kolaborasi antara komunitas dan pariwisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM di Desa Loli Dondo, Donggala, dalam mengintegrasikan strategi CBT ke dalam pengembangan usaha mereka. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, diskusi kelompok, dan simulasi strategi CBT dengan menggunakan pendekatan partisipatif terhadap pelaku UMKM lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang konsep CBT dan kemampuan mereka untuk merancang strategi berbasis potensi desa, seperti pengembangan produk lokal dan promosi berbasis digital. Program ini memberikan dampak positif terhadap penguatan ekonomi lokal, meskipun tantangan seperti akses teknologi dan pendanaan tetap perlu diatasi melalui kolaborasi lintas sektor.
Copyrights © 2024