Peningkatan efisiensi manajerial dalam pengelolaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, menjadi sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan daya saing di pasar yang kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemahaman pelaku UMKM mengenai teori manajerial yang efektif dan penerapannya dalam praktik usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi langsung dan evaluasi pemahaman responden melalui kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pelaku UMKM memiliki pemahaman dasar yang baik tentang manajemen waktu, biaya, dan sumber daya, terdapat kesenjangan signifikan antara pemahaman teori dan penerapannya dalam praktik. Keterbatasan pengetahuan, akses teknologi, dan sistem pengelolaan yang tidak terstruktur menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan dan pendampingan yang lebih intensif untuk meningkatkan efisiensi manajerial UMKM di Balikpapan.
Copyrights © 2024