Islamic Studies Journal
Vol. 2 No. 2 (2025): Islamic Studies Journal (ISLAM)

PERBANDINGAN KEBEBASAN MANUSIA DENGAN TAKDIR PERSPEKTIF MUKTAZILAH DAN ASY’ARIYAH

Syarifah Syarifah (UIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia)
Alfi Julizun Azwar (UIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia)
Fenti Febriani (UIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2025

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan pandangan antara dua aliran besar dalam teologi Islam, yaitu Muktazilah dan Asy’ariyah, mengenai hubungan antara kehendak Tuhan dan kebebasan manusia dalam menentukan takdir. Fokus utama kajian ini adalah memahami bagaimana kedua aliran memaknai konsep takdir dan kehendak bebas, serta menelusuri titik persamaan dan perbedaan di antara keduanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif-komparatif, dengan studi kepustakaan sebagai teknik pengumpulan data. Sumber data terdiri atas literatur primer seperti buku Teologi Asy’ariyah, Teologi Islam,  Memahami Aliran Muktazilah dan kitab Al-Ibanah, serta data sekunder berupa tesis, artikel, dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muktazilah menekankan kebebasan penuh manusia dalam bertindak, sebagai bagian dari keadilan Tuhan, dan menolak intervensi langsung Tuhan atas perbuatan manusia. Sebaliknya, Asy’ariyah berpandangan bahwa semua perbuatan manusia berada di bawah kehendak mutlak Tuhan, dan manusia hanya memiliki peran pasif berupa usaha (kasb). Meskipun berbeda, keduanya tetap sepakat bahwa Allah Swt adalah penguasa mutlak alam semesta, dan manusia tetap berperan sesuai batas-batas teologis masing-masing. Implikasi penelitian ini mendorong pemahaman teologis yang moderat, kritis, dan relevan terhadap isu takdir dan tanggung jawab manusia.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

islam

Publisher

Subject

Religion

Description

Discussing Islam, Islamic culture, and Islamic civilization in the context of the contemporary world. The journal aims to promote a deeper understanding of Islam and provide space for in-depth research in Islamic ...