Pendahuluan: Penyebab hambatan dalam pemberian ASI eksklusif adalah pembengkakkan payudara ibu pasca salin. Pemberian ASI Ekslusif di Kabupaten Rejang Lebong mengalami menurunan dari tahun 2023 hingga 2025. Pada tahun 2023 dengan persentase (23,9%), tahun 2024 mengalami penurunan (22,9%). Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas yang mengalami pembengkakan payudara di wilayah kerja Puskesmas Tunas Harapan Kabupaten Rejang Lebong, dengan sampel 27 orang ibu nifas yang diambil dengan menggunakan total sampling. Pengukuran pembengkakkan payudara dengan menggunakan skala Six Point Self Rate Engorgemen Scala (SPES) Hasil dan Pembahasan: Analisis data dilakukan uji normalitas dengan shapiro-wilk, selanjutnya karena data tidak berdistribusi normal menggunakan uji Wilcoxon dengan hasil (p-value) 0,000 (p<0,05) yang menunjukan terdapat Perbedaan penurunan pembengkakan payudara sebelum dan sesudah dilakukan kompres daun sirih hijau pada ibu nifas. Kesimpulan: Diharapkan bidan dapat meningkatkan kualitas promosi kesehatan yang dapat diberikan kepada ibu nifas untuk mempersiapkan kelancaran pengeluaran ASI seperti melakukan pemberian kompres daun sirih hijau.
Copyrights © 2025