Perkembangan teknologi digital di bidang kesehatan telah melahirkan aplikasi JKN Mobile, yang bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan Jaminan Kesehatan Nasional. Namun, tingkat penggunaan aplikasi masih rendah, khususnya di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu. masalah dalam penelitian adalah rendahnya minat masyarakat dalam menggunakan aplikasi JKN Mobile. bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi kebermanfaatan dan persepsi kemudahan dengan minat penggunaan aplikasi JKN Mobile. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 48 responden diperoleh menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 56,3% responden memiliki persepsi kebermanfaatan tinggi, 62,5% memiliki persepsi kemudahan tinggi, dan 66,7% responden memiliki minat tinggi menggunakan aplikasi JKN Mobile. Hasil uji chi-square bivariat antara persepsi kebermanfaatan (p=0,020) dan persepsi kemudahan (p=0,005). Kesimpulannya, adanya hubungan signifikan antara persepsi kebermanfaatan dan persepsi kemudahan dengan minat penggunaan aplikasi. semakin tinggi persepsi kebermanfaatan dan kemudahan, semakin besar pula minat masyarakat dalam menggunakan aplikasi JKN Mobile.disarankan pihak Puskesmas dan BPJS Kesehatan untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi mengenai manfaat dan cara penggunaan aplikasi JKN Mobile guna memperluas akses layanan kesehatan digital, terutama bagi masyarakat yang kurang melek teknologi.
Copyrights © 2025