Pendahuluan: Peran baru sebagai seorang ibu sering menjadi kesulitan dalam menyesuaikan diri sehingga ibu mengalami gangguan psikologis seperti depresi. Depresi mempengaruhi cara ibu merawat bayi dan mengganggu keterikatan (bonding). Angka kejadian depresi pada wanita hamil sebanyak 10% dan 13% setelah melahirkan.Terapi pijat bayi yang dilakukan oleh ibu terbukti menurunkan masalah psikologis ibu seperti depresi dan mampu meningkatkan Bonding attachment ibu kepada bayi Maka peneliti melakukan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat bayi yang dilakukan ibu terhadap Bonding attachment Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasy experiment. Jumlah sampel adalah 25 ibu yang memiliki bayi usia 3-6 bulan. Penelitian dilakukan dengan melakukan pretest bonding attachment pada ibu, kemudian ibu melakukan pijat bayi pada bayi selama 1 minggu lalu dilakukan posttest bonding attachment Kembali setelahnya. Hasil dan Pembahasan: Selisih rata-rata Bonding attachment pada pretest-posttest adalah 5, 15 dengan nilai rata-rata sebelum dilakukan pijat bayi sebanyak 95,28 dan setelah dilakukan pijat bayi meningkat menjadi 100,44 . Hasil uji statistik didapatkan nilai p-value = 0,000 (p<0,05) pada alpha 5% sehingga Ha diterima dan Ho ditolak, kondisi ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara perbandingan nilai rata-rata bonding attachment pada pretest dan posttes sehingga dapat dinyatakan bahwa pijat bayi yang dilakukan Ibu berpengaruh terhadap Bonding attachment. Kesimpulan: Ada perbedaan bermakna secara statistik pijat bayi yang dilakukan ibu terhadap bonding attachment, sehingga nilai Bonding attachment pada setelah melakukan pijat bayi lebih baik daripada sebelum melakukan pijat bayi.
Copyrights © 2025