Pendahuluan: Proses persalinan normal beresiko terjadinya beberapa komplikasi pada Ibu. Laserasi jalan lahir merupakan salah satu komplikasi persalinan yang dapat memengaruhi kesehatan ibu pasca melahirkan. Praktik Diva Birth yang menekankan pengalaman melahirkan dengan nyaman, mindful, dan minim intervensi diduga memiliki peran dalam mengurangi risiko laserasi Metode: Studi kasus retrospektif pada ibu primipara yang menjalani persalinan dengan pendekatan Diva Birth. Data diperoleh retrospektif tahun 2025 melalui rekam medis, wawancara, dan observasi selama proses persalinan di klinik Pratama D’Maryam Hasil dan Pembahasan: Ibu primipara 38 tahun melahirkan bayi dengan berat 3.135 gram secara spontan dan usia kehamilan 39 minggu. Dengan teknik pernapasan terkontrol, posisi persalinan ergonomis, dan penggunaan Diva Birth sejak usia kehamilan 35 minggu dengan intensitas 2 kali seminggu dengan persalinan berlangsung tanpa tindakan episiotomi. Laserasi perineum hanya derajat I, tidak membutuhkan jahitan. Kesimpulan: Penerapan metode Diva Birth dapat membantu menurunkan risiko laserasi jalan lahir melalui pendekatan yang menekan relaksasi, posisi optimal, dan dukungan psikologis. Studi lebih lanjut dengan desain kuantitatif diperlukan untuk menginformasi temuan ini.
Copyrights © 2025