Penelitian ini menganalisis pemanfaatan kearifan perempuan dalam menjaga keberlanjutan ekosistem serta perannya dalam mendukung ekonomi berkelanjutan pada komunitas lokal. Perempuan diposisikan sebagai aktor strategis dalam pewarisan dan penerapan nilai-nilai kearifan ekologis yang berkontribusi pada efisiensi pemanfaatan sumber daya alam dan ketahanan ekonomi berbasis komunitas, yang tercermin dalam praktik pemilihan benih lokal, pengelolaan sumber daya air berbasis nilai budaya, serta penerapan sistem pertanian beragam yang mendukung keanekaragaman hayati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap perempuan di komunitas lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan perempuan berkontribusi signifikan terhadap konservasi ekosistem berbasis komunitas, adaptasi terhadap perubahan lingkungan skala mikro, serta penguatan ekonomi berkelanjutan melalui praktik produksi ramah lingkungan dan berbiaya rendah, namun pemanfaatannya belum optimal akibat hambatan struktural seperti dominasi budaya patriarki dalam pengambilan keputusan ekonomi, tingginya beban kerja domestik, serta keterbatasan akses perempuan terhadap kepemilikan lahan dan kebijakan ekonomi formal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan peran perempuan melalui kebijakan yang responsif gender merupakan prasyarat penting untuk mengintegrasikan kearifan perempuan secara berkelanjutan dalam strategi pengelolaan ekosistem dan pembangunan ekonomi lokal.
Copyrights © 2026