Jurnal Ilmu Kesehatan
Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni

Perbedaan Hasil Pemeriksaan TB GeneXpert dan Mikroskopis BTA di Balai Labkesmas Medan

Astika Livana Sani (STIKES Wira Medika Bali)
Diah Prihatiningsih (STIKES Wira Medika Bali)
Didik Prasetya (STIKES Wira Medika Bali)



Article Info

Publish Date
11 Apr 2026

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, termasuk di Kota Medan yang memiliki prevalensi tinggi. Diagnosis yang cepat dan akurat sangat penting. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan hasil pemeriksaan Mycobacterium tuberculosis antara metode GeneXpert MTB/RIF dan mikroskopis BTA. Metode yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain sampel berpasangan. Sebanyak 30 spesimen sputum dari pasien terduga TB sensitif obat dengan hasil GeneXpert sebelumnya (MTB detected very low dan MTB not detected) diperiksa ulang menggunakan mikroskopis BTA (Ziehl–Neelsen) pada Desember 2025. Analisis dilakukan dengan uji McNemar. Hasil menunjukkan GeneXpert mendeteksi M. tuberculosis pada 5 sampel (16,7%) kategori very low, sedangkan mikroskopis BTA negatif pada seluruh sampel (100%). Uji McNemar menunjukkan nilai p = 0,063 (>0,05). Kesimpulannya, secara statistik tidak terdapat perbedaan bermakna, namun secara klinis GeneXpert lebih sensitif dalam mendeteksi beban bakteri rendah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jik

Publisher

Subject

Environmental Science Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kesehatan (JIK) adalah jurnal ilmiah yang memfokuskan pada publikasi hasil penelitian, kajian teoretis, dan inovasi di bidang kesehatan, kedokteran, dan ilmu kesehatan terapan. JIK menjadi wadah akademik bagi peneliti, praktisi, dosen, mahasiswa, dan profesional kesehatan untuk berbagi ...