Perkembangan pemasaran digital mendorong konsumen semakin bergantung pada persepsi merek, mutu produk, dan informasi daring saat menentukan pilihan, khususnya pada industri skincare yang memiliki tingkat risiko tinggi. Kajian ini menganalisis peran citra merek, kualitas produk, dan E-WOM dalam pembentukan keputusan pembelian konsumen Glad2Glow di Kota Batam. Pendekatan kuantitatif diterapkan melalui survei potong lintang dengan analisis regresi linear berganda, disertai pengujian validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta uji parsial dan simultan. Data primer diperoleh dari 100 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil uji t memperlihatkan bahwa citra merek memiliki nilai t 4,518 dengan signifikansi <0,001 dan kualitas produk memiliki nilai t 3,706 dengan signifikansi <0,001, yang menandakan peran keduanya signifikan dalam keputusan pembelian. Sebaliknya, E-WOM memiliki nilai t 0,365 dengan signifikansi 0,716, sehingga perannya tidak signifikan secara parsial. Hasil uji F mencatat nilai F 64,100 dengan signifikansi <0,001, yang menegaskan bahwa ketiga variabel secara simultan berperan dalam menjelaskan variasi keputusan pembelian. Keputusan pembelian lebih banyak dibentuk oleh citra merek dan kualitas produk, sementara E-WOM berfungsi sebagai faktor pendukung dalam penilaian konsumen.
Copyrights © 2026