Kajian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan literasi perpajakan, digitalisasi perpajakan, sosialisasi perpajakan, dan motivasi perpajakan dengan kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada mahasiswa akuntansi Universitas Buddhi Dharma angkatan 2022. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 103 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta pengujian hipotesis dengan bantuan SPSS. Hasil uji parsial (uji t) memperlihatkan bahwa literasi perpajakan (t = 1,245; sig = 0,216) dan digitalisasi perpajakan (t = -0,446; sig = 0,657) tidak memiliki keterkaitan dengan kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Sementara itu, sosialisasi perpajakan (t = 2,782; sig = 0,006) dan motivasi perpajakan (t = 5,725; sig = 0,000) memiliki keterkaitan dengan kepatuhan wajib pajak. Secara simultan, hasil uji F memperoleh nilai F sebesar 23,691 dengan signifikansi 0,000, sehingga seluruh variabel memiliki keterkaitan secara bersama-sama. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,472 mengindikasikan bahwa 47,2% variasi kepatuhan wajib pajak dapat dijelaskan oleh keempat variabel tersebut.
Copyrights © 2026