Kepercayaan publik terhadap lembaga kepolisian merupakan elemen fundamental dalam mencapai tata kelola yang sah dan efektif. Dalam konteks reformasi birokrasi dan transformasi digital, kompetensi sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi digital telah menjadi faktor strategis dalam meningkatkan kinerja dan kepercayaan publik. Studi ini bertujuan untuk meneliti pengaruh kompetensi dan teknologi digital terhadap kinerja kepolisian dan implikasinya terhadap kepercayaan publik, dengan kinerja sebagai variabel mediasi. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 223 responden. Semua responden mengevaluasi variabel yang sama: kompetensi, teknologi digital, kinerja, dan kepercayaan publik. Hasil menunjukkan bahwa kompetensi dan teknologi digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja kepolisian. Teknologi digital juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan publik, sedangkan kompetensi tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan. Namun, kinerja memainkan peran mediasi yang kuat dalam menghubungkan kompetensi dan teknologi digital dengan kepercayaan publik.
Copyrights © 2026