Studi ini bertujuan menguji pengaruh suku bunga terhadap nilai tukar di Indonesia periode 2005–2025, dengan inflasi sebagai variabel kontrol. Pendekatan kuantitatif diterapkan menggunakan data time series dari sumber resmi seperti Bank Indonesia dan BPS, dianalisis melalui regresi linier berganda metode OLS. Hasil menunjukkan pengaruh simultan signifikan suku bunga dan inflasi terhadap nilai tukar; namun secara parsial keduanya tidak signifikan, meski menunjukkan hubungan negatif. Temuan ini menyiratkan bahwa nilai tukar dipengaruhi faktor makroekonomi lain yang lebih kompleks. Model memiliki daya jelas moderat, memenuhi uji asumsi klasik, sehingga estimasi cukup reliabel. Dengan demikian, efektivitas kebijakan moneter terhadap nilai tukar bergantung pada kondisi ekonomi holistik dan dinamika eksternal.
Copyrights © 2026