Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kebijakan penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang transportasi perairan sub sektor perhubungan laut pada Pelabuhan Ranai, Provinsi Kepulauan Riau, tahun anggaran 2023. DAK merupakan instrumen penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur prioritas nasional, termasuk transportasi perairan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis Delphi untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai informan kunci, seperti pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan DAK masih menghadapi beberapa kendala, termasuk kesulitan dalam memenuhi kriteria kesiapan (readiness criteria), keterbatasan dokumen teknis seperti Detail Engineering Design (DED), serta koordinasi yang kurang optimal antara pemerintah pusat dan daerah. Selain itu, faktor-faktor seperti alokasi anggaran daerah untuk pemeliharaan infrastruktur dan kapasitas pengelolaan pelabuhan juga memengaruhi efektivitas implementasi DAK. Rekomendasi yang dihasilkan mencakup perlunya penyederhanaan tahapan pengusulan DAK, peningkatan pendampingan teknis kepada pemerintah daerah, serta penguatan sinergi antara instansi terkait. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perbaikan kebijakan DAK di bidang transportasi perairan untuk mendukung konektivitas dan pembangunan wilayah secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026