Keterbatasan fasilitas laboratorium dan minimnya pengalaman praktikum menyebabkan rendahnya pemahaman konsep optika siswa di SMP Negeri 02 Kepenuhan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan KIT Optik, memperkuat pemahaman konsep optika, serta menumbuhkan keterampilan praktikum melalui bimbingan dan eksperimen terstruktur. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang mencakup observasi, demonstrasi alat, kegiatan praktikum dalam kelompok kecil, serta pengukuran peningkatan kemampuan melalui pre-test dan post-test. Dalam kegiatan praktikum, siswa melakukan pengaturan posisi lensa, cermin, dan sumber cahaya untuk mengamati proses pembentukan bayangan, perubahan jarak fokus, serta perbesaran bayangan secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konsep optika, ditunjukkan oleh kenaikan skor rata-rata dari 48 menjadi 78. Selain itu, lebih dari 90% siswa mampu mengoperasikan KIT Optik secara mandiri. Temuan ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang menegaskan efektivitas pembelajaran berbasis eksperimen dalam meningkatkan kemampuan kognitif dan motivasi belajar. Meskipun demikian, kegiatan ini masih menghadapi kendala berupa keterbatasan jumlah alat dan waktu praktikum. Secara keseluruhan, penggunaan KIT Optik terbukti efektif sebagai sarana pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas pengalaman praktikum dan literasi sains siswa, dengan peluang pengembangan lebih lanjut melalui pengadaan KIT Optik tambahan guna meningkatkan intensitas praktikum serta pengembangan modul praktikum optika berkelanjutan yang terintegrasi dengan kurikulum pembelajaran IPA di SMP.
Copyrights © 2026