Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi gerak sehingga memerlukan layanan fisioterapi yang berkelanjutan dan terpantau dengan baik. Salah satu permasalahan dalam praktik fisioterapi adalah penggunaan sistem pencatatan manual yang membatasi proses evaluasi kemajuan terapi secara sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan pendampingan fisioterapi berbasis aplikasi sederhana dalam mendukung monitoring kemajuan fungsi gerak lansia. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, implementasi aplikasi, pelatihan penggunaan, serta pendampingan dalam pelayanan fisioterapi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert dan checklist observasi terhadap lima belas responden. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keteraturan pencatatan data, kemudahan monitoring, dan kepatuhan pasien setelah penerapan aplikasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi sederhana berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas layanan fisioterapi dan efektivitas monitoring kemajuan fungsi gerak lansia.
Copyrights © 2026