Penelitian ini menganalisis pengaruh strategi Digital Culturalpreneurship (X1) dan E-Commerce (X2) terhadap Keputusan Pembelian Produk Kreatif Melayu Kota Medan (Y). Tantangan utama sektor ini adalah rendahnya adopsi digital UMKM (58%) di tengah penetrasi internet yang tinggi (>70%). Menggunakan metode campuran (mixed method) di empat kecamatan dengan konsentrasi UMKM tertinggi, strategi X1 diukur melalui narasi budaya, inovasi digital, dan platform terintegrasi, sementara X2 melalui persepsi nilai budaya, kualitas visual, dan kepercayaan platform. Hasil regresi berganda menunjukkan X1 dan X2 berpengaruh positif dan signifikan secara parsial (Thitung X1= 5,114; X2= 5,658; Sig.= 0,000) maupun simultan (Fhitung= 90,697; Sig.= 0,000) terhadap Y. Kontribusi gabungan kedua variabel adalah 37,5% (Adjusted R Square= 0,375) dengan model regresi Y = 7,596 + 0,312X1 + 0,345X2 + e. Disimpulkan bahwa integrasi narasi budaya yang otentik dengan optimalisasi fitur e-commerce sangat krusial untuk meningkatkan keputusan pembelian produk kreatif Melayu di pasar digital.
Copyrights © 2026