Penempatan perempuan di posisi administratif dalam pelayanan publik masih menjadi perhatian di masyarakat. Banyak organisasi yang masih mengikuti pandangan tradisional yang menganggap perempuan hanya cocok untuk peran yang dianggap feminin. Hal ini menciptakan struktur yang membatasi perempuan untuk mengambil posisi penting, sehingga mengakibatkan ketidaksetaraan gender yang perlu diatasi melalui kebijakan dalam pembangunan yang berkeadilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis persepsi tersebut serta dampaknya terhadap peran perempuan di bidang pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan dari lima informan. Sumber data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi non-partisipan, serta data sekunder dari dokumen kebijakan dan laporan terkait. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi komponen pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Stereotip Gender Dalam Penempatan Perempuan Pada Pelayanan Publik Di Kelurahan Sulingan Kecamatan Murung Pudak dapat diklasifikasikan sebagai Persepsi Yang Cukup Baik.
Copyrights © 2026