Sumur “X” terletak di lapangan Jawa Tengah merupakan sumur mature yang diproduksi dengan Sucker Rod Pump dengan laju alir sebesar 120 Bpd. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan produksi sumur dengan melakukan optimasi pada sucker rod pump serta menurunkan intensitas emisi karbon yang dihasilkan. Metode yang digunakan meliputi, membuat kurva inflow performance relationship dengan metode vogel, evaluasi sucker rod pump, optimasi dan efisiensi sucker rod pump. Hasil penelitian ini adalah sumur “X” masih berpotensi ditingkatkan nilai produksinya hingga 457,35 bpd dengan laju alir optimum sebesar 365,88 bpd. Evaluasi terhadap kinerja sucker rod pump yang terpasang saat ini menunjukkan performa yang tidak efisien, ditandai dengan nilai efisiensi volumetrik sebesar 41%, rendahnya efisiensi ini berdampak pada tingginya konsumsi energi spesifik, dengan intensitas emisi karbon mencapai 455,72 gCO2/barrel. Jika dilihat dari kemampuan sumur yang berpotensi, maka optimasi dan efisiensi dilakukan untuk mendapatkan pompa yang ideal. Hasil konfigurasi operasi terbaik dicapai pada kombinasi SL = 64 inci dan N = 11 SPM. Parameter ini terbukti aman karena beban dan torsi yang dihasilkan masih berada di bawah batas maksimum spesifikasi pumping unit terpasang. Selain itu, skenario ini mampu meningkatkan efisiensi volumetris secara signifikan dari 41% menjadi 95%. Dari sisi lingkungan, meskipun total emisi harian meningkat seiring dengan kenaikan volume produksi, namun intensitas emisi turun drastis dari 455,72 gCO2/barrel menjadi 205,60 gCO2/barrel. Hal ini membuktikan bahwa optimasi parameter operasi berhasil membuat sistem pengangkatan fluida menjadi jauh lebih efisien dan hemat energi per unit produk yang dihasilkan.
Copyrights © 2026