Industri perhotelan memiliki peranan yang signifikan dalam perekonomian, terutama dalam aspek akomodasi dan pariwisata. Sektor ini juga berkontribusi dalam penciptaan lapangan kerja serta mendukung perkembangan sektor-sektor lain seperti transportasi dan kuliner. Kondisi kerja yang menantang, termasuk jam kerja yang tidak konsisten, tuntutan fisik yang tinggi, dan tekanan emosional pada saat puncak musim sibuk, mengakibatkan tingginya kepenatan kerja dan tingkat kompleksitas yang berkontribusi pada meningkatnya niat karyawan untuk berpindah pekerjaan. Penelitian tersebut bertujuan untuk menganalisis dampak budaya organisasi serta burn out terhadap niat berpindah kerja karyawan di Hotel “X” yang terletak di Kota Tegal. Jumlah sampel dalam riset ini adalah 120 karyawan. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan, yang kemudian dianalisis mempergunakan analisis regresi berganda. Riset ini berhasil menemukan bukti empiris bahwasanya budaya organisasi berdampak negatif pada turnover intention, sedangkan burn out berdampak positif pada turnover intention.
Copyrights © 2025