Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara konservatisme akuntansi, struktur modal, persistensi laba, pertumbuhan laba, dan ukuran perusahaan terhadap kualitas laba pada perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan dan tanaman pangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020–2024. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 11 perusahaan sebagai sampel dengan jumlah pengamatan sebanyak 55 observasi. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan metode regresi linear berganda melalui bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial konservatisme akuntansi dan ukuran perusahaan berpengaruh positif serta signifikan terhadap kualitas laba. Sementara itu, struktur modal, persistensi laba, dan pertumbuhan laba tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas laba. Secara simultan, seluruh variabel independen dalam penelitian ini terbukti berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,380, yang berarti bahwa 38% variasi kualitas laba dapat dijelaskan oleh kelima variabel tersebut. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa konservatisme akuntansi dan ukuran perusahaan berperan penting dalam meningkatkan kualitas laba, sehingga dapat menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya yang membahas determinan kualitas laba
Copyrights © 2026