Permasalahan sampah di wilayah perkotaan seperti Surabaya menunjukkan urgensi peningkatan kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Komunikasi lingkungan menjadi pendekatan penting dalam mendorong pemahaman dan partisipasi masyarakat melalui program edukasi pengelolaan sampah. Yayasan Bina Bhakti Lingkungan Surabaya hadir sebagai lembaga sosial yang berperan dalam upaya pengelolaan sampah melalui kegiatan edukasi dan pemberdayaan berbasis lingkungan. Namun, implementasi program masih menghadapi tantangan komunikasi, sehingga diperlukan kajian mengenai strategi komunikasi lingkungan yang diterapkan secara sistematis untuk mendukung efektivitas program dan mendorong perubahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi komunikasi lingkungan diterapkan pada program edukasi pengelolaan sampah tersebut melalui empat tahap strategi komunikasi lingkungan, penilaian, perencanaan, produksi, serta aksi dan refleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh dari wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pihak pengelola Yayasan Bina Bhakti Lingkungan dan peserta edukasi. Hasil dari penelitian ini adalah strategi komunikasi lingkungan yang dilakukan oleh Yayasan Bina Bhakti Lingkungan dapat dikategorikan sebagai strategi yang sistematis, kontekstual, dan berorientasi pada perubahan perilaku serta pemberdayaan masyarakat. Strategi tersebut dilaksanakan melalui empat tahapan strategi komunikasi lingkungan yang terstruktur mulai dari penilaian, perencanaan, produksi, hingga aksi dan refleksi yang saling berkaitan. Selain itu, strategi ini bersifat kontekstual karena disesuaikan dengan karakteristik audiens sehingga pesan yang disampaikan menjadi relevan dan mudah diterima oleh masyarakat.
Copyrights © 2026