Ketersediaan lahan untuk menanam hijauan saat ini masih menjadi tantangan dalam memenuhi kebutuhan kesediaan pakan hijauan tertutama bagi peternak sapi potong. Anggota Kelompok Tani Ternak (KTT) Andini Lestari desa Lalung, kecamatan Karanganyar beberapa dari mereka mengalami hal tersebut. Adanya program MBKM membangun desa UNS bertujuan untuk bersinergi dalam hal pengetahuan dan keterampilan untuk mewujudkan peternakan yang berkelanjutan di era sekarang sehingga peternak dapat memaksimalkan sumber daya yang tersedia. Upaya yang ditawarkan untuk para peternak yaitu sekelompok mahasiswa MBKM UNS Prodi Peternakan Fakultas Peternakan melakukan penyuluhan dan praktik mengenai penanaman Fodder jagung yang dilakukan secara hidroponik sehingga peternak tidak perlu risau karena tidak perlu menyediakan lahan yang luas karena dapat dilakukan di tempat yang kecil atau bahkan tempat yang sempit sekalipun dengan menggunakan metode rak susun. Fodder jagung merupakan kecambah dari tanaman jagung yang dapat dipanen minimal 7 hari untuk dapat dijadikan sebagai hijauan pakan ternak. Fodder Hidroponik Jagung yang di panen di umur 14 hari memiliki tinggi 15 cm, hasil kegiatan ini meningkatkan pengetahuan peternak dalam memproduksi Fodder Hidroponik Jagung 100%. Fodder jagung bisa menjadi solusi untuk mencukupi kebutuhan pakan hijauan ternak dengan keterbatasan lahan yang dimiliki oleh para peternak sehingga dapat mendukung keberlanjutan usaha sapi potong di kelompok tani ternak (KTT) Andini Lestari lalung, Karanganyar.
Copyrights © 2026