Puskesmas sebagai pelaksana program jamkesmas dituntut dapat memberikan pelayanan jamkesmas dengan baik untuk menjamin akses penduduk miskin terhadap pelayanan kesehatan.Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan adanya motivasidari Kepala UPTD Puksesmas terhadap petugas pelayanan jamkesmas sehingga dapat meningkatkan efektivitas pelayanan jamkesmas bagi keluarga miskin.Berdasarkan observasi ternyata efektivitas pelayanan jamkesmas masih belum optimal, yang terlihat pada indikator sebagai berikut : Masih adanya petugas dalam memberikan pelayanan Jamkesmas kepada keluarga miskin terkesan lama dan berbelit-belit; Masih adanya petugas yang membeda-bedakan pelayanan antara pasien biasa dengan pasien pengguna jamkesmas; Masih adanya keluhan dari keluarga miskin penggunan jamkesmas terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan petugas. Masalah-masalah tersebut dikarenakan pelaksanaan motivasi oleh Kepala UPTD belum berdasarkan pada asas-asas motivasi secara maksimal.Dari hal tersebut di atas penyusun tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul :“Pelaksanaan motivasi oleh Kepala UPTD Dalam upaya meningkatkan efektivitas pelayanan jamkesmas bagi keluarga miskin pada UPTD Puskesmas Maja Kabupaten Majalengka”.Penelitian dilaksanakan di UPTD Puskesmas Maja Kabupaten Majalengka dengan populasi sebanyak 61 orang dan sampel sebanyak 60 orang yang merupakan pegawai/petugas kesehatan pada UPTD Puskesmas Maja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis, data diperoleh melalui hasil observasi, wawancara dan angket. Dalam melakukan penelitian penyusun menggunakan landasan teori tentang motivasi dengan parameter asas-asas motivasi yang dikemukakan oleh Malayu S.P. Hasibuan dan untuk pengukuran efektivitas pelayanann menggunakan indikator menurut Gibson yaitu produksi, mutu, efisiensi, fleksibilitas dan kepuasan.Hasil dari penelitian yang penyusun lakukan, mengenai pelaksanaan motivasi oleh Kepala UPTD persentasinya mencapai nilai rata-rata60,3 %, dengan predikat “Cukup baik”. Sedangkan variabel terikatnya yaitu efektivitas pelayanan jamkesmas persentasinya sebanyak 59,3 % dengan predikat “Cukup baik” Dengan demikian hipotesis yang penyusun rumuskan yaitu :“Jika pelaksanaan motivasi oleh Kepala UPTD berdasarkan asas-asas motivasi, maka efektivitas pelayanan jamkesmas bagi keluarga miskin pada UPTD Puskesmas Maja Kabupaten Majalengka meningkat” dapat teruji kebenarannya dan dapat diterima.
Copyrights © 2014