Latar Belakang: Lingkungan kerja merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja. Data yang dirilis International Labour Organization pada tahun 2018 menunjukkan bahwa sekitar 380.000 pekerja atau 13,7% dari 2,78 juta pekerja meninggal setiap tahun akibat kecelakaan di tempat kerja atau penyakit akibat kerja.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan lingkungan kerja fisik terhadap produktivitas kerja karyawan PT. PLN UIKL Sulawesi. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 39 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan exhaustive sampling. Penelitian dilaksanakan di PT. PLN UIKL Sulawesi selama bulan Januari 2023. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan aplikasi SPSS 24 dengan menggunakan uji statistik fisher’s exact test. Hasil: Hasil uji fisher’s exact test suhu dengan produktivitas (p-value 0,000) menunjukkan ada hubungan suhu dengan produktivitas kerja. Kelembapan (p-value 0,042) menunjukkan ada hubungan kelembapan dengan produktivitas kerja. Pencahayaan (p-value 0,003) menunjukkan ada hubungan pencahayaan dengan produktivitas kerja. Sementara itu, kebisingan (p-value 0,060) menunjukkan tidak ada hubungan kebisingan dengan produktivitas kerja. Kesimpulan: Suhu, kelembapan dan pencahayaan menunjukkan ada hubungan terhadap produktivitas kerja. Saran bagi perusahaan untuk dapat memperhatikan suhu, kelembapan dan pencahayaan sesuai dengan NAB yang telah ditentukan.
Copyrights © 2023