Latar Belakang: Peningkatan jumlah lansia di Indonesia berdampak pada meningkatnya masalah kesejahteraan psikologis, terutama akibat minimnya dukungan sosial yang diperoleh lansia di panti jompo. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam tentang peran dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis pada lansia yang tinggal di Sentra Gau Mabaji Kabupaten Gowa. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain analisis tematik. Penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap sembilan informan, terdiri dari lima lansia sebagai informan utama, serta dua pengelola dan dua perawat sebagai informan pendukung. Data di analisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, dan disandingkan dengan pendekatan analisis tematik untuk menghasilkan pemahaman yang terstruktur dan mendalam. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa lansia menerima empat bentuk dukungan sosial, yaitu dukungan emosional dalam bentuk perhatian dan pendampingan, dukungan instrumental melalui pemenuhan kebutuhan dasar, dukungan informasional terkait kesehatan dan kegiatan sosial, dan dukungan penghargaan berupa pengakuan atas partisipasi lansia. Keempat bentuk dukungan ini memberikan dampak positif terhadap aspek emosional, psikologis, dan sosial dalam kesejahteraan lansia. Kesimpulan: Dukungan sosial berkontribusi besar terhadap peningkatan kesejahteraan psikologis lansia di panti jompo. Disarankan agar pengelola panti lebih mengoptimalkan program yang mendorong interaksi sosial, penghargaan individu, serta penyediaan informasi yang sesuai untuk lansia sebagai bentuk upaya promotif terhadap kesehatan mental.
Copyrights © 2025