Objek-objekwisatayangberadadi Majalengkamasihbanyakyangbelum memenuhistandarpengembanganobjek wisata.PengelolaanPenyelenggaraan urusanpemerintahdaerahdanpelayananumumdibidangpariwisatadi kabupaten Majalengka belum optimal terlihat dari banyaknya objek wisata yang dibuka tanpakoordinasidampengawasanDisporabudpar.Banyakobjek wisatayang dikelolalangsungolehmasyarakattanpamelaluikoordinasidan perizinan semestinyasehinggatujuan pemerintahdalam mewujudkandestinasiwisatayang unggultidak sesuaidenganyangdiharapkan.Faktorkoordinasididuga mempengaruhiefektivitaspengelolaanobjekwisatadi Majalengka.Penelitianini dilakukanterhadappengelolaobjekwisatayaituDisporabudpar danKompepar, dengantujuanuntuk mengkajidan menganalisispengaruhkoordinasiterhadap efektivitaspengelolaanobjekwisata.Populasidalampenelitianini yaitu90 orang dansampelnyayaitu47orangdenganrata-ratatingkatpendidikanS-1.Metode yangdigunakandalampenelitianini yaitukuantitatif.Instrumentyang digunakan dalampenelitianini yaitustudipustaka,wawancara,angketdan observasi.Hasil penghitungankoefisiendeterminasi,makadapat disimpulkanbahwaveriabel Koordinasi terhadap variable Efektivitas terdapat pengaruh sebesar 66 % dan sisanya 34% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini. Hambatan – hambatanyangdi alamidalamefektivitaspengelolaanobjekwisatadikabupaten Majalengkaadalahdari aspekpelayananyakniDisporabudparbelumsepenuhnya mendukungterhadappengembangan fasilitasdiobjekwisata dikarenakan terbatasnyaAPBD,kurangnyakoordinasiantarakeduapihakyaitu intensitas pertemuanyangkurangantarapihakkompepardan Disporabudpar,selainitu hambatanyangdi alamiyaitukurangkreatifnyapengelolaobjekwisatasehingga tidak menumbuhkanekonomimasyarakatsekitar.Berdasarkanpermasalahan- permasalahanyang dihadapidalampengelolaanobjekwisatamakakepala Disporabudparmelakukanupaya-upayasebagai berikut: melakukankoordinasi secara terjadwaldenganpihakkompeparuntukmenemukanmufakatdalam musyawarahyang dilakukanbersamadenganpihakkompepar,melakukan pengawasanlangsungdalampengelolaanobjek wisata,melakukanpembinaandan pelatihankepadapihakkompeparuntukmemberibekaldanpengalaman dalam pengelolaandestinasiwisata,disporabudparselalu bersifatterbukakepadapihak kompepardan pihakterkaitlainnya,pengembangandan pembangunanwisata dilakukansecarabertahap.
Copyrights © 2012