Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Return on Investment (ROI) dan Debt to Asset Ratio (DAR) dalam mempresiksi pertumbuhan laba pada perusahaan sub sektor kosmetik dan keperluan rumah tangga yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2020-2022. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan di situs resmi Bursa Efek Indonesia www.idx.co.id terdiri dari 6 sampel penelitian anatara lain PT Mandom Indonesia Tbk (TCID), PT Kino Indonesia Tbk (KINO), PT Martina Berto Tbk (MBTO), PT Mustika Ratu Tbk (MRAT), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya UNVR yang mampu mencapai 35% tetapi KINO, MBTO, MRAT, TCID, dan VICI belum mampu mencapai ROI yang stabil. Sedangkan TCID, VICI, MBTO dan MRAT memiliki DAR yang cukup stabil tetapi KINO dan UNVR menujukkan hasil yang berbeda yaitu memiliki hasil DAR yang tinggi. Perusahaan perlu mengelola aset investasi mereka secara lebih efektif untuk meningktkan ROI dan mencapai standar rata-rata industri. ROI yang tinggi dapat dinggap sebagi sinyal positif tentang kualitas perusahaan dan potensi pertumbuhan laba, sementara penurunan Perusahaan dengan DAR yang rendah memberikan sinyal positif kepada investor tentang manajemen keuangan yang baik dan stabilitas perusahaan. Kata kunci: Return On Investment, Debt to Assets Ratio, Pertumbuhan Laba
Copyrights © 2025