Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi profitabilitas Bank Syariah di Indonesia, dengan fokus pada efisiensi operasional dan risiko pembiayaan. Profitabilitas diukur melalui Return on Assets (ROA) sebagai indikator utama kinerja keuangan bank. Variabel independen yang dianalisis meliputi Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Non Performing Financing (NPF), dan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dari laporan keuangan tahunan Bank Umum Syariah di Indonesia selama periode 2019-2024. Adapun jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 9 bank syariah sehingga jumlah observasi dalam penelitian ini adlaah sebesar 54 data (9x6 tahun). Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda dengan bantuan software SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, FDR terbukti berpengaruh negatif dan signifikan ROA, Sedangkan BOPO pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap ROA. Sementara itu, NPF terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Temuan ini menegaskan bahwa efisiensi operasional dan risiko pembiayaan merupakan faktor utama yang menentukan profitabilitas Bank Syariah di Indonesia.
Copyrights © 2025