Pendahuluan: Dengue Hemoragic Fever (DHF) atau yang biasa disebut dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk sebagai vektor. Nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopticus membawa virus Dengue. Faktor yang mempengaruhi penyakit DBD dapat dikelompokkan menjadi faktor inang, faktor agen, dan faktor lingkungan. Kasus DBD di Indonesia pada tahun 2022 terdapat 37.548 kasus dengan 384 kasus mengalami kematian. Terdapat 1.154 kasus DBD pada bulan Mei 2022 di Kota Bekasi berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi. Persebaran virus harus segera ditekan, karena dapat mengakibatkan tingginya angka kematian dan akan menimbulkan dampak ekonomi dan sosial. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi mengenai peningkatan sanitasi lingkungan untuk mengurangi angka kasus penyakit DBD di Kelurahan Jatimulya, Kabupaten Bekasi. Metode: Penyuluhan dilakukan di Kelurahan Jatimulya, Kabupaten Bekasi pada bulan Mei 2022. Pemberian edukasi mengenai sanitasi lingkungan yang sehat dalam upaya mencegahan penyakit DBD dilakukan dengan menggunakan media poster. Hasil kuesionerdianalisis secara deskriptif untuk mengetahui peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti penyuluhan. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai hubungan antara sanitasi dengan angka kejadian penyakit DBD. Hal ini dapat dilihat dari Nilai pre test terendah adalah 10 dan tertinggi adalah 100, sedangkan untuk nilai post test terendah adalah 70 sebanyak 1 orang dan tertinggi adalah 100 dengan jumlah 13 orang. Kesimpulan: Kesimpulan hasil pengabdian masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan tentang DBD yang dilakukan pada masyarakat di Kelurahan Jatimulya, Kabupaten Bekasi
Copyrights © 2023