Secara global, ada sebanyak 165 juta anak balita mengalami stunting. Dari angka tersebut sebanyak 90% lebih anak pendek berada di wilayah Afrika dan Asia. Pada tahun 2025 ditargetkan prevalensi stunting turun menjadi 40% secara global. Berdasarkan data SSGBI tahun 2019, prevalensi status gizi balita stunting sebanyak 27,7% dan pada tahun 2021 sebanyak 24,4%. Pemerintah Indonesia menargetkan pada tahun 2024 prevalensi stunting di Indonesia menjadi 14%. Prevalensi stunting di Puskesmas Pengasinan masih sangat tinggi. Ada sebanyak 17,1% balita dalam kondisi pendek dan 31,4% balita dalam kondisi sangat pendek. Dalam rangka menurunkan angka stunting, dilakukan pemberian edukasi gizi tentang stunting pada ibu balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 26 Desember 2022 – 20 Januari 2023. Evaluasi kegiatan melalui pengukuran pengetahuang ibu balita terkait stunting pada sebelum dan sesudah mengikuti penyuluhan. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon-sign rank test. Hasil uji stattistik mendapatkan nilai median skor pengetahuan ibu sebelum penyuluhan sebesar 60,0 dan sesudah penyuluhan sebesar 73,3 dengan p-value sebesar 0,00005. Dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan ibu balita mengenai stunting.
Copyrights © 2023