Sampah makanan menyebabkan pemborosan pangan dan menimbulkan masalah kesehatan lingkungan di masyarakat. Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional Tahun 2023 menunjukkan komposisi sampah tertinggi di Provinsi Jambi berasal dari sampah sisa makanan sebesar 60,5% yang jika tidak ditangani dengan segera berpotensi meningkatkan kerawanan pangan dan gizi. Desa Jujun sebagai salah satu Desa Laboratorium Terpadu Merdeka Belajar Kampus Merdeka (DLT MBKM) memiliki masalah tumpukan sampah makanan yang salah satu penyebabnya adalah pasar mingguan yang dikenal dengan pasar (balai) selasa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengurangi masalah food waste serta meningkatkan ketahanan pangan dan gizi dengan memberdayakan TP-PKK Desa Jujun. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, sasaran TP-PKK diberikan edukasi kesehatan dan demonstrasi terkait cara menangani sampah makanan menggunakan prinsip reduce (penerapan food preparation untuk penyimpanan pangan keluarga), reuse (mengolah cireng dari nasi sisa), dan recycle (membuat keranjang pengolahan sampah organik dari dapur keluarga). Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sasaran sebelum (skor = 26,7) dan setelah (skor = 43,3) diberikan materi edukasi (Sig.<0,05). Diperlukan pembiasaan penanganan sampah makanan guna meningkatkan ketahanan pangandan gizi keluarga dengan prinsip reduce, reuse, dan recycle.
Copyrights © 2024